
Cara Merawat Furniture Kayu agar Tetap Tahan Lama
November 23, 2025
Perbandingan Furnitur Custom vs Furnitur Jadi
November 30, 2025Mengatur tata ruang bukan hanya soal estetika, tetapi juga kenyamanan dan fungsionalitas. Rumah yang tertata rapi terbukti mampu meningkatkan produktivitas, memperbaiki mood, dan membuat aktivitas harian jadi lebih efisien. Menurut Kiara Marga, dengan teknik penataan yang tepat, bahkan rumah kecil pun bisa terlihat lebih lega dan tertata.
1. Mulai dengan Decluttering (Singkirkan Barang Tidak Perlu)
Langkah pertama sebelum menata adalah mengurangi barang yang tidak terpakai. Banyak rumah terasa sempit bukan karena ukurannya kecil, tetapi karena barangnya terlalu banyak. Saring barang berdasarkan fungsi, kondisi, dan frekuensi penggunaan. Cara ini akan membuat proses penataan berikutnya jauh lebih mudah.
Selain itu, decluttering membantu kamu menentukan barang mana yang harus disimpan di ruang utama dan mana yang bisa dipindahkan ke gudang atau diberikan kepada orang lain. Dengan mengurangi beban visual, ruangan otomatis terasa lebih lapang.
2. Gunakan Furnitur Multifungsi
Furnitur multifungsi adalah solusi ideal terutama untuk rumah berukuran kecil. Misalnya, sofa bed, meja yang memiliki rak penyimpanan, atau tempat tidur dengan laci di bawahnya. Konsep ini memungkinkan kamu menyimpan lebih banyak barang tanpa menciptakan kesan penuh atau berantakan.
Selain hemat ruang, furnitur jenis ini memudahkan kamu untuk menjaga kerapian karena barang-barang dapat disimpan langsung di tempat yang mudah dijangkau. Penggunaan furnitur cerdas ini juga membuat ruangan terlihat lebih modern dan fungsional.
3. Maksimalkan Ruang Vertikal
Jika ruang horizontal terbatas, ruang vertikal adalah penyelamat. Banyak dinding rumah yang sebenarnya kosong dan bisa dimanfaatkan untuk rak, kabinet gantung, atau penyimpanan modular. Dengan memanfaatkan dinding, kamu bisa mengurangi penggunaan lantai dan membuat ruangan terasa lebih luas.
Teknik ini juga memberikan struktur visual yang lebih rapi karena barang-barang memiliki tempat khusus untuk disimpan. Gunakan rak minimalis agar ruangan tetap terasa ringan dan tidak terlalu penuh.
4. Atur Sirkulasi Ruangan dengan Benar
Sirkulasi yang baik membuat ruangan terasa nyaman dan tidak sesak. Pastikan ada jalur yang jelas untuk berjalan sehingga aktivitas tidak terganggu. Hindari menempatkan furnitur besar di jalur utama karena akan menciptakan kesan sempit dan tidak rapi.
Dengan memperhatikan flow ruangan, interior akan terasa lebih terorganisir dan harmonis. Bahkan ruangan kecil pun bisa terlihat lega jika sirkulasinya tidak terhalang.
5. Gunakan Sistem Penyimpanan yang Tepat
Setiap barang harus memiliki tempat khusus agar ruangan tetap rapi. Gunakan kotak penyimpanan, organizer, keranjang, dan rak tertutup untuk barang-barang kecil. Sistem penyimpanan yang baik akan membuat kamu lebih mudah menemukan barang ketika dibutuhkan.
Selain itu, penyimpanan tertutup seperti kabinet membuat ruangan tampak lebih bersih karena tidak semua barang terlihat langsung. Gunakan label untuk memudahkan pengelompokan dan pencarian.
6. Pilih Warna dan Pencahayaan yang Mendukung Kerapian
Warna cerah seperti putih, krem, atau abu muda dapat menciptakan kesan ruangan yang lebih luas dan rapi. Pencahayaan juga memiliki peran penting, cahaya alami membuat ruangan terlihat lebih hidup, sedangkan pencahayaan hangat membuat suasana lebih nyaman.
Dengan kombinasi warna dan cahaya yang tepat, ruangan tidak hanya terlihat rapi tetapi juga lebih harmonis dan menarik.
Mengatur tata ruang agar rumah terasa lebih rapi bukanlah hal sulit jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Mulai dari decluttering, pemilihan furnitur, memaksimalkan ruang vertikal, hingga sistem penyimpanan yang efektif—semua berkontribusi pada rumah yang nyaman dan tertata. Dengan konsep yang benar, rumah akan terasa lebih lega, enak dipandang, dan membuat aktivitas harian lebih menyenangkan.



